Iklan

Admin
Wednesday, 30 October 2019, October 30, 2019 WIB
Last Updated 2019-10-31T02:49:31Z
NewsOpini

Peringati Maulid Nabi, Pemdes Benda Adakan Acara Pembacaan Maulid Diba’ Setiap Hari Selama Bulan Mulud

SIRAMPOG – Memasuki bulan mulud, pemerintah desa (Pemdes) Benda, Kecamatan Sirampog, Kabupaten menggelar acara pembacaan Maulid  Diba’ yang diadakan di aula desa Benda, rabu (30/10). Rencananya acara pembacaan maulid diba’ ini akan dilakukan selama bulan mulud. Tujuan dari acara tersebut adalah untuk memperingati Maulid Nabi atau memperingati hari lahir nabi Muhammad SAW, yang jatuh setiap tanggal 12 Robiul awal.

Tradisi ini merupakan tradisi yang biasa dilakukan menjelang peringatan maulid nabi. Dalam tradisi biasanya banyak orang melakukan pembacaan kitab maulid diba’ yang dikarang oleh Imam Ibn Diba’. Didesa Benda sendiri tradisi seperti ini memang lazim dilakukan, walaupun sudah sedikit berkurang.

Acara tersebut diikuti oleh para pemuda didesa Benda dan warga sekitar. Kepala desa Benda Baitsul Amri Menuturkan bahwsannya acara dibaiyahan tersebut merupakan agenda yang akan selalu dilakukan Pemdes Benda, guna memperingati hari lahir nabi Muhammad SAW sebagai bentuk atau cara memuliakan Nabi, SAW. “Acaranya pembacaan kitab dibai’ Bersama warga desa Benda, karena kita harus memuliakan hari lahir Nabi SAW” ujar Bais saat ditemui usai acara.

Selain itu, acara tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan keimanan serta ketakwaan warga desa benda dan kita semua kepada Allah SWT. “Selain itu juga agar meningkatkan keimanan dan ketaqwaan warga desa Benda” lanjut Baiz.

Maulid Diba’ merupakan satu dari tiga kitab maulid yang sering dibacakan di Indonesia. Sedangkan kitab lain yang sering dibaca adalah Maulid al-Barzanjiy dan Maulid Burdah. Dibanding dengan keduanya maulid diba’ ini tidak terlalu banyak yang mengetahuinya, karena tidak banyak juga kitab syarah tentang maulid diba’ ini. Maulid diba’ sendiri terdiri dari 4 qasidah, 21 natsr (prosa), dan dua ayat al-Qur’an yang terletak usai qasidah kedua dan sebagian pembaca maulid biasanya menyisipkan satu qasidah lagi usai prosa ke-11.

Pemdes Benda berharap dengan diadakannya pembacaan kitab diba’ ini nantinya Desa Benda selalu dirahmati oleh Allah SWT. “Semoga kedepan desa Benda selalu dirahmati oleh Allah SWT. Amin..” Tutup Baiz usai menggelar acara tersebut di aula desa Benda. (*)