BUMIAYU - Sebuah rumah dan gudang kayu milik seorang pengusaha furniture ludes dilalap si joga merah, rabu malam sekitar pukul 11.30 wib. Api berasal dari serbuk kayu yang sengaja dibakar oleh karyawan setelah selesai melakukan pekerjaan. Namun naas api merembet ke bagian gudang dan kayu lainnya, akibat hembusan angin yang kencang.
Satu unit truk pemadam kebakaran yang datang kelokasi kejadian semaksimal mungkin untuk melakukan pemadaman. Banyaknya bahan-bahan yang mudah terbakar mengakibatkan api tidat cepat padam.
Hingga kamis dini hari api masih terus saja menyala. Tim pemadam kebakaran terus melakukan pemadaman api.
Ditaksir kerugian mencapai 200jutaan rupiah. (*)

