Wartanasional.com
Jajanan ini ditemui saat Bumiayu Fair, tergolong makanan kekinian yang hits. Sederhana sekali isinya ciki atau makanan ringan. Rasanya seperti jajanan jadul waktu itu, yakni 'sapari' ingatkan? Atau biasanya jajanan ini ada saat musim kondangan tiba, disebutnya jajanan kolor ijo. Yang diberi sensasi nitrogen dingin. Asapnya itu loh yang bikin penasaran asyik.
Cikibul, kepanjangan dari ciki ngebul. Cikibul tidak hanya digandrungi anak - anak saja, bahkan anak muda sampai orang dewasa juga suka. Cikibul karena serunya bermain asap dingin. Apalagi jika toppingnya ditambah es krim, pringkel, mayses seres atau lumuran coklat kelezatan si ngebul atau bermakna berasap ini membuat seru.
Waktu di Bumiayu Fair Cikibul itu dipadati pembeli karena snack yang dijualnya dapat mengeluarkan asap. Asap inilah yang menjadi daya tarik tersendiri.
Cikibul ini yang konon terinspirasi dari Korea Selatan. Di sana, snack berasap ini menjadi jajanan yang populer. Namun, bedanya, snack berasap versi Cikibul terdiri dari snack kolor ijo dan stik astor. Setelah dipotong menjadi beberapa bagian, snack tersebut diberi lelehan coklat dan sprinkle.
Di pasar malam harga cikibul dibandrol 20K. Lumayan yah mahal untuk jajanan anak. Saking penasarannya dengan asap dan antriannya anakku nangis dalam gendongan. Badannya menggeliat dan ingin turun "cikibul, cikibul" sambil merengek. Badannya yang kecil, membuatku enggan melepas untuk jalan kaki ditengah keramaian warga, terlebih malam hari.
Dari snack sendiri sudah manis dan tambah gurih karena dingin. Lalu toping yang hanya diatas sedikit pemanis saja. Dari penjual dikasih tusukan kayu untuk memakannya. Asapnya tidak bertahan lama, tidak kurang dari 5 menit asap itu sudah menepis. Finally, terimakasih cikibul, jajanan kreatif. Bisa ajah bikin anakku nangis 😀
Jajanan ini ditemui saat Bumiayu Fair, tergolong makanan kekinian yang hits. Sederhana sekali isinya ciki atau makanan ringan. Rasanya seperti jajanan jadul waktu itu, yakni 'sapari' ingatkan? Atau biasanya jajanan ini ada saat musim kondangan tiba, disebutnya jajanan kolor ijo. Yang diberi sensasi nitrogen dingin. Asapnya itu loh yang bikin penasaran asyik.
Cikibul, kepanjangan dari ciki ngebul. Cikibul tidak hanya digandrungi anak - anak saja, bahkan anak muda sampai orang dewasa juga suka. Cikibul karena serunya bermain asap dingin. Apalagi jika toppingnya ditambah es krim, pringkel, mayses seres atau lumuran coklat kelezatan si ngebul atau bermakna berasap ini membuat seru.
Waktu di Bumiayu Fair Cikibul itu dipadati pembeli karena snack yang dijualnya dapat mengeluarkan asap. Asap inilah yang menjadi daya tarik tersendiri.
Cikibul ini yang konon terinspirasi dari Korea Selatan. Di sana, snack berasap ini menjadi jajanan yang populer. Namun, bedanya, snack berasap versi Cikibul terdiri dari snack kolor ijo dan stik astor. Setelah dipotong menjadi beberapa bagian, snack tersebut diberi lelehan coklat dan sprinkle.
Di pasar malam harga cikibul dibandrol 20K. Lumayan yah mahal untuk jajanan anak. Saking penasarannya dengan asap dan antriannya anakku nangis dalam gendongan. Badannya menggeliat dan ingin turun "cikibul, cikibul" sambil merengek. Badannya yang kecil, membuatku enggan melepas untuk jalan kaki ditengah keramaian warga, terlebih malam hari.
Dari snack sendiri sudah manis dan tambah gurih karena dingin. Lalu toping yang hanya diatas sedikit pemanis saja. Dari penjual dikasih tusukan kayu untuk memakannya. Asapnya tidak bertahan lama, tidak kurang dari 5 menit asap itu sudah menepis. Finally, terimakasih cikibul, jajanan kreatif. Bisa ajah bikin anakku nangis 😀
