Iklan

Ridlo Hartamas
Thursday, 23 May 2019, May 23, 2019 WIB
Last Updated 2019-05-23T15:23:10Z
News

Enam Jam Sebelum Warga Demo, Kades Tambakserang Nyatakan Mundur Dari Jabatannya

Sekertaris Desa Tambakserang Darto (kanan) menyerahkan surat pengunduran diri Kades Tambakserang Nurhadi kepada Ketua BPD Risqi R Fauzi di Kantor Desa Tambakserang
BANTARKAWUNG - Kades Tambakserang Nurhadi akhirnya mengundurkan diri dari jabatannya, Kamis (23/5). 

Pengunduran diri tersebut diduga buntut dari desakan masyarakat yang disampaikan dalam unjukrasa di Kantor Kecamatan Bantarkawung pada awal Mei lalu. Dalam unjukrasa itu, warga menuntut dugaan penyelewengan APBDes 2017 dan 2018 diusut tuntas.

Selain itu juga menuntut perbaikan jalan dan pengembalian aset yang diduga dikuasai dan diperjualbelikan kades. 

Ketua Forum Peduli Masyarakat Desa (Formalitas) Usep Asikin menyatakan, Kades Tambakserang menyatakan mundur pada pukul 03.00 atau enam jam sebelum aksi unjuk rasa di Kantor Desa.

"Jadi Kamis (23/5) pagi sekitar pukul 09.00 ini,  sedianya kami akan menggelar demo lanjutan di Kantor Desa Tambakserang karena kades gagal memenuhi tuntutan warga yang disampaikan dalam unjuk rasa sebelumnya. Tapi sekitar pukul 03.00, kades menyatakan mundur sehingga dibatalkan," kata Usep.

Menurutnya, surat pengunduran diri kades sudah diserahkan ke BPD untuk kemudian diteruskan ke Bupati melalui camat setempat.    

Camat Bantarkawung Sumarno membenarkan pengunduran diri kades Tambakserang. Sambil menunggu persetujuan Bupati, akan ditunjuk Plt kades untuk memimpin roda pemerintahan desa.

"Plt bertugas sampai ada Penjabat kades," ujarnya. Sementara dalam surat pengunduran yang ditandatanganinya, Nurhadi menegaskan mundur dari jabatan kades atas kesadaran sendiri dan tidak ada paksaan dari pihak manapun. (*)