![]() |
| Foto: Taufan Subiyakto |
Walaupun data terbaru menunjukkan bahwa angka kasus kecelakaan di tahun 2018 mengalami penurunan, tetapi perlu adanya penanganan yang lebih ektra. Kecelakaan itu sendiri tidak hanya terjadi karena penggunaan kendaraan, tetapi kadang manusianya itu sendiri yang lalai (human error').
Human error disini menurut George A. Peter dapat didefinisikan sebagai penyimpangan standard performansi yang telah ditentukan sehingga menyebabkan adanya penundaan akibat masalah, insiden dan kegagalan.
Baru-baru ini salah satu kasus yang sedang marak terjadi adalah kecelakaan di rel kereta api, penyebabnya bukan karena petugas palang pintu rel yang tidak menutup jalan, tetapi kecelakaan terjadi karena orang tersebut sedang selfie di rel kereta api.
Memang sekarang ini trend berfoto di rel kereta api masih banyak digemari. Tetapi resiko akan bahayanya kurang diperhatikan.
Selfi merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan bagi manusia khususnya para kaum hawa, dengan berselfi hidup mereka merasa lebih sempurna dan menambah kebahagiaan yang tak terhingga. Orang yang senang selfie selama ini dianggap mementingkan diri sendiri dan terobsesi dengan penampilan.
Foto selfie memang telah menjadi bagian dari kehidupan modern saat ini. Potret diri sendiri yang biasa diambil dengan ponsel pintar pun sepertinya wajib dilakukan saat traveling, berkumpul dengan orang terdekat, hingga membunuh kebosanan. Sayagnya, selfie juga dapat membuat seseorang kehilangan nyawanya... What?
Beberapa kasus yang pernah terjadi, seorang siswi SMA harus kehilangan nyawanya saat berselfie ria di rel kereta api.
Tapi mengapa bisa demikian...why Tentunya itu karena kelalaian kita sendiri. Kita ambil contoh kecelakaan yang baru-baru ini di rel kereta api jembatan sakalibel Bumiayu. Kecelakaan tersebht menewaskan seorang siswi SMA saat sedang berswafoto di atas rel jembatan sakalibel.
Seharusnya perlu ada tanda peringatan dari pihak terkait pada area tersebut agar warga tidak lagi foto atau melakukan kegiatan ditempat itu, mengingat bahaya yang terjadi.
Dari kejadian tersebut kita dapat mengambil pelajaran bahwa, selfi yang baik haruslah ditempat yang baik pula, maksudnya baik untuk keselamatan diri sendiri.
Intinya selfilah sepuas-puasnya sesuka hati kalian karena selfi dapat menambah kepercayaan diri dan kebahagiaan hidup kita, tapi janganlah selfi di tempat yang membahayakan diri dan keselamatan nyawa kita.
Penulis: Latif Hidayatuloh/Adimas Herlambang
Editor: Ridlo Syamsul

