Iklan

Tuesday, 6 August 2019, August 06, 2019 WIB
Last Updated 2019-08-06T23:18:52Z
Opini

Yuk Intip Jurus Ampuh Anti Baper, Buat Para Jomblo

(Foto: Nieno) 
Jadi jomblo gak selalu kuat militan. Gak selalu juga jomblo hatinya bertahtakan baja. Ada kalanya banyak kaum yang sedikit-dikit melting atau gampang klepek-klepek. Lihat yang romantis meleleh. Lihat anak kecil yang menggemaskan langsung bilang "so sweet".

Seperti yang kita tahu iman seseorang itu naik turun. Begitupun perasaan yang dirasakan manusia. Untuk menghindari baper perlu dihindari pemicunya. Seorang wanita mati kutu saat seorang merayu. Telinganya meruncing hatinya menggelepar.

Lalu enggan mengatakan 'tidak' atau menolak. Sedangkan lelaki mati kutu dengan penampilan yang memesona. Melihat wanita cantik terlebih seksi, hatinya bergejolak.

Mau tahu jurusnya, ini dia uraiannya

1. Ganti play list musik

"Terimalah lagu ini dari orang biasa, tapi cintaku padamu luar biasa"  kutipan lirik itu bagi sebagian orang melayang untuk membayangkan memiliki kekasih hati yang romantis. Stop! Hus hus hus usir jauh-jauh perasaan itu. Pada kenyataannya lelaki romantis dalam rumah tangga kebanyakan hanya dikepentingan televisi. Ingat lho musik bersifat universal sama halnya dengan seni lainnya.

Nah, penangkalnya yaitu ganti play list musik dengan ganti genre atau lagu berbahasa asing. Memilih lagu yang mengumbar semangat, tentang sosial atau yang adem ditelinga. Pada dasarnya seni bukan untuk dimengerti, namun lebih dinikmati.

Kita tidak dipaksa dan menyengaja mengerti pesan dari lagu itu. Intinya menikmati dan lagu sebagai teman sepi. Paling manjur lagi ganti playlist musik dengan murottal Alquran. Selain mendapatkan ketentraman hati, juga dapat pahala. Syukur-syukur lama kelamaan hafal ayatnya dan menjadi hafidz.

2. Mengurangi tontonan yang menguras emosi

Bagi penikmat drakor, rasanya enggan melepas kebiasaan itu. Dirasa atau tidak banyak menyita waktu, tenaga, kuota dan emosi. Hei hei hei dunia nyata tak sedrama film yang anda tonton. Begitu pula sinetron striping yang setiap hari tayang. Bagi pecinta sinetron alur cerita mengaduk-aduk perasaan.

Yuuhuu, saatnya tidak terjerat tontonan demikian. Saatnya anda menunjukan diri untuk lebih berprestasi. Hidup tidak melulu soal cinta. Pelan-pelan kurangi tontonan yang tidak mendidik, tontonan yang unfaedah. Ada banyak hal diluran sana yang membutuhkan kita.

3. Travellinglah, dunia nyata sangat luas

Menurut penelitian orang yang kurang piknik mudah panik dan stress. Nah, itu dia salah satu pencegahannya dengan travelling. Tidak perlu jauh, suasana baru dengan lingkungan baru sejenak menyingkirkan kepenatan kemarin.

Semakin jauh travelling semakin jauh pula ujian yang menuntut kesabaran. Mengenal adat istiadat, karakter manusia baru dan banyak perbedaan yang bisa disatukan dengan jiwa besar. Jiwa besar ini tidak didapat dari orang yang mudah baper.

So pasti dengan travelling kebutuhan gambar sosmed terpenuhi dengan nuansa yang berbeda-beda. Gak kalah sama traveller. Tapi sama-sama ketjeh dan keren tentunya.

4. Menulislah

Menulis lah apa yang dirasakan. Salah satu mengurai kegelisahan, kecemasan yakni dengan menulis. Tidak harus diumbar disosial media. Tulis pada notepad ponsel dan simpan. Jika pun dipublis disosmed pilih diksi yang baik dengan penulisan yang bijak.

Tulisan yang ringan serta tidak menyudutkan dan menyalahi salah satu pihak. Seperti halnya menulis komentar, berpikirlah dahulu sebelum jemari merangkai alfabet. Tulisanmu akan menggambarkan siapa dirimu. Sudah banyak contohnya netizen yang berkomentar menyakiti berlanjut di kantor polisi.

5. Kontrol diri

Dari semua pemicu baper, bisa disimpulkan penyebab. Yaitu dari asupan telinga, apa yang dilihat, kemauan diri dari pikiran yang menggerakkan badan dan hati. Hati yang kuat ditempa butuh waktu yang lama. Proses yang dilewati tidak mudah. Maka wajar ketika dalam menghadapi ujian Allah menyuruh dengan jurus sholat dan sabar.

Mengutip dalam Alquran "wastaiinu bisshobri washholah" yang artinya minta tolonglah kamu dengan sabar dan sholat. Apapun masalahnya kembali kepada Allah.

Begitu guys 😊 baper boleh baper. Cukuplah seperlunya, tak perlu berlebihan. Semangat menghadapi hidup. Baper yang boleh itu baper yang memacu kita untuk lebih baik, bersemangat meraih cita-cita. Yeeeay semangaaat 😀