SIRAMPOG - Dikenal sebagai kawasan pondok pesantren teernyata Desa Benda, Kecamatan Sirampog tak lantas menerapkan jargon yang banyak dekat dengan dunia islam yaitu kebersihan adalah sebagian dari iman, karena ternyata hal tersebut tidak dipahami betul oleh sebagian orang.
Salah satu contoh sungai yang berada di dekat SMK Alhikmah 1 Benda ini. Dipenuhi berbagai macam sampah plastik dan sampah rumah tangga. Tidak tahu kapan terakhir kalinya sungai tersebut dibersihkan.
Pagi tadi jumat (26/7) sekitar pukul 08.00 wib warga melakukan gotong royong mebersihkan sungai ini. Diprakarsai oleh kepala desa Baitsul Amri yang menggaungkan "Benda Kaline Kudu Bersih" akhirnya sampah yang tadinya menumpuk di sungai bisa diangkat. Sungai terlihat lebih bersih dan sedap dipandang mata.
Rencananya hal tersebut akan terus dilakukan untuk menjaga agar sungai-sungai yang berada di desa benda semuanya bersih dari sampai, dan diharapkan akan lebih jernih, tidak bau, dan kembali dihuni ekosistem didalamnya.
"Kerja bakti seperti seperti ini dilakukan karena melihat sungai-sungai dibenda terlihat sangat kotor dan jorok, makanya harus ada kesadaran dari warga untuk membersihkan sungai yang kotor tersebut. Selain itu warga juga dihimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan di sungai, terutama anak-anak pondok nih" Ungkap kepala desa Benda saat ditemui dikantornya.
Melalui postingan facebook pribadi milik kepala desa, Baitsul Amri, juga mengatakan "Terimakasih kepada semua yang sudah ikut berpartisipasi bersih-bersih kali...
Njenengan semua luar biasa !!! #bendakalinekudubersih"
Hal tersebut langsung banyak mendapatkan tanggapan dari warga. Semuanya mendukung atas apa yang dilakukan oleh sang kepala desa. Terlebih Baiz adalah kepala desa yang baru menjabat beberapa minggu ini.
Salah satu warga yang berkomentar dengan akun Aghink Sahera Momon memberi usulan kepala kepala desa untuk memberikan sanksi kepada orang yang ketahuan membuang sampah sebarang di sungai. "Kie baru joooos... 🙏🙏🙏 Suwun buat pak lurahe kr perangkate lan rt rw ne, semangat trs.... Sing buang sampah ng kali denda bae pak lurah."
Selain itu juga ada yang berkomentar "Alhamdulilah..ana kemajuan,mantap bngt bt pak lurah,semoga kedepannya desa benda mnjdi desa yg bersih dan hijau bebas dr sampah." tutur Astriatiwati Nasa. (*)
"Kerja bakti seperti seperti ini dilakukan karena melihat sungai-sungai dibenda terlihat sangat kotor dan jorok, makanya harus ada kesadaran dari warga untuk membersihkan sungai yang kotor tersebut. Selain itu warga juga dihimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan di sungai, terutama anak-anak pondok nih" Ungkap kepala desa Benda saat ditemui dikantornya.
Melalui postingan facebook pribadi milik kepala desa, Baitsul Amri, juga mengatakan "Terimakasih kepada semua yang sudah ikut berpartisipasi bersih-bersih kali...
Njenengan semua luar biasa !!! #bendakalinekudubersih"
Hal tersebut langsung banyak mendapatkan tanggapan dari warga. Semuanya mendukung atas apa yang dilakukan oleh sang kepala desa. Terlebih Baiz adalah kepala desa yang baru menjabat beberapa minggu ini.
Salah satu warga yang berkomentar dengan akun Aghink Sahera Momon memberi usulan kepala kepala desa untuk memberikan sanksi kepada orang yang ketahuan membuang sampah sebarang di sungai. "Kie baru joooos... 🙏🙏🙏 Suwun buat pak lurahe kr perangkate lan rt rw ne, semangat trs.... Sing buang sampah ng kali denda bae pak lurah."
Selain itu juga ada yang berkomentar "Alhamdulilah..ana kemajuan,mantap bngt bt pak lurah,semoga kedepannya desa benda mnjdi desa yg bersih dan hijau bebas dr sampah." tutur Astriatiwati Nasa. (*)





