“Listrik itu bermanfaat untuk kehidupan ini. Segala sesuatu butuh listrik. Tapi, listrik juga bisa berbahaya jika kita tidak bisa memperlakukan dengan baik. Misalnya, kita bermain layang-layang di dekat jaringan listrik. Selain bisa kena setrum juga bisa mengganggu aliran listrik tersebut. Karena itu, jangan main layang-layang di daerah yang banyak jaringan listriknya,” kata Roxy Swagerino saat mengajar di hadapan siswa.
“Aksi tanam pohon ini merupakan komitmen PLN untuk peduli lingkungan. Ini dengan maksud sebagai upaya mengubah perilaku kita agar lebih peduli lingkungan. Kita tingkatkan pengetahuan anak SMP. Dengan demikian, mereka lebih sadar dan mengetahui nilai nilai untuk menjaga lingkungannya,” katanya.
Aksi tanam pohon ini juga memberikan pelajaran penting bagi siswa agar di kemudian hari bisa menjadi pengelola lingkungan yang baik.
Kepala SMP NEGERI 1 Paguyangan, Faridah Hidayanti mengungkapkan, program mengajar dan tanam pohon yang dilakukan PLN Persero UP3 Tegal ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bagi siswa maupun guru di sekolahnya tersebut, utamanya terkait dengan kelestarian lingkungan.
“Kita juga lebih memahami bagaimana manfaat dan bahaya listrik. Karena itu, kita berterima kasih dengan adanya program PLN peduli lingkungan ini,” katanya.

